KegiatanPembelajaran literatur tentang pengetahuan, bahan, alat , teknik, dan proses yang digunakan pada pembuatan karya kerajinan yang memiliki fungsi hias yang ada dilingkungan wilayah setempat atau nusantara. Membuat rancangan gagasan dalam bentuk gambar skets/tertulis untuk kegiatan pembuatan karya kerajinan yang memiliki fungsi hias dan
43 Prakarya Adapun prinsip kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai hal-hal berikut. 1. Keunikan Bahan kerajinan Sumber daya alam Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan tersedia sangat berlimpah. Setiap permukaan bumi memiliki ciri sumber daya alam yang berbeda satu sama lainnya. Contohnya laut. Sumber daya alam yang dihasilkan laut berupa bebatuan, cangkang kerang, sisik ikan, tulang ikan, dan tumbuhan laut. Sedangkan darat memiliki kekayaan alam di antaranya kayu, logam, bebatuan, tanah liat, tumbuhan serat, dan masih banyak lagi. Bahan dasar yang digunakan sebagai kerajinan dapat berasal dari bahan alam bahan buatan, bahan limbah organik, dan bahan limbah anorganik. Semua bahan dapat diperoleh dari alam, maupun diolah sendiri, bahkan hingga memanfaatkan bahan limbah yang ada di lingkungan sekitar. Seorang pengrajin hanya memerlukan kreatiitas dan ketekunan untuk dapat menciptakan sebuah produk kerajinan yang dapat dinikmati banyak orang dan bernilai jual. Indonesia yang memiliki kekayaan alam yang beraneka ragam, memberi inspirasi bagi pengrajin Indonesia untuk memanfaatkan bahan alam sebagai media atau bahan berkreasi. Kreativitas para pengrajin dan seniman sejak jaman prasejarah hingga kini dari generasi ke generasi dikerjakan secara turun-temurun hingga melahirkan karya kerajinan yang No Bentuk Produk Kerajinan Teknik Pembuatan Kerajinan Fungsi Produk Alasan Ungkapan perasaan .......................................... ............................................................................. ............................................................................. Di unduh dari 44 Kelas VII SMPMTs Semester I bersifat kedaerahan yang lazim disebut dengan istilah seni tradisional. Setiap daerah memiliki ciri khas yang unik dan menarik sebagai identitas daerah setempat sesuai dengan bahan dasar kerajinan yang terkandung pada setiap daerah. Semua macam bahan dasar untuk memproduksi kerajinan yang telah disebutkan di atas, dapat digunakan sebagai kerajinan fungsi hias dan fungsi pakai. Dalam mengolah bahan dasar kerajinan fungsi hias diperlukan sebuah teknik yang sesuai dengan karakteristik bahan dasar yang digunakan dan tujuan dari pembuatan produk kerajinan. Tentunya banyak teknik yang digunakan untuk bekerja dalam membuat kerajinan fungsi hias ataupun fungsi pakai. Masing-masing teknik memiliki kekhasan sesuai dengan karakteristik bahan dasar yang digunakan. Teknik pengerjaan sebuah kerajinan pun dipengaruhi oleh alat yang dipakainya. Sebuah alat dapat mempercepat dan mempermudah produksi kerajinan. Peralatan yang digunakan juga bergantung pada kebutuhan penggunaan teknik tersebut. Teknik yang digunakan di antaranya adalah teknik jahit untuk tekstil menggunakan alat mesin jahit, teknik ukir untuk kayu menggunakan alat pahat, teknik rajut untuk serat menggunakan alat hakpen, teknik sulam untuk serat dan pita menggunakan jarum, dan lain-lain. Namun ada teknik yang tidak menggunakan alat melainkan cukup hanya menggunakan tangan saja contohnya; teknik lipat untuk origami dan lain-lain. Di bawah ini diperlihatkan berbagai alat untuk berbagai teknik yang digunakan dalam berkarya kerajinan. Canting untuk membatik. Alat tenun ATBM Alat Tenun Bukan Mesin untuk tenik tenun pada serat Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Contoh Alat yang digunakan untuk membuat kerajinan. Di unduh dari 45 Prakarya Selain itu, masih banyak lagi yang dapat dipelajari sendiri sesuai dengan kekhasan masing-masing daerah. Oleh sebab itu, kita harus mengenal berbagai teknik dan alat yang digunakan sesuai dengan bahan dasar yang digunakan. 2. Keterampilan Tangan
TeknikPembuatan. Kerajinan. Fungsi Produk Alasan; 1. Hiasan Dinding: Sulam: Fungsi Penghias: Hiasan digunakan untuk memperindah ruangan: 2. Taplak: Rajut: Fungsi Pakai: Kekayaan alam dan budaya Indonesia merupakan modal munculnya keberagaman motif, bentuk, bahan, serta teknik pada karya kerajinan Indonesia. Budaya Indonesia yang unik dan
14+ Tips Bentuk Produk Kerajinan Teknik Pembuatan Kerajinan Fungsi Produk Alasan Terkini. Dengan kata lain, kerajinan dapat dipakai untuk membantu pekerjaan. Dari sisi bentuknya, kerajinan tekstil yang dibikin memiliki. Berikut beberapa tujuan kerajinan yang dirangkum. Contoh kerajinan yang memiliki fungsi pakai yaitu, tikar, kursi kayu, meja, lampu hias, dan lain sebagainya. 9302020 bentuk produk kerajinan teknik pembuatan kerajinan fungsi produk alasan brainly co id soal usbn usp sma smk prakarya dan kewirausahaan 2020 jawaban Pengguna Telah Bertanya 👇 Mengidentifikasi Produk Kerajinan Kerja 2 Menganalisis Segi Bentuk Disuguhkan Keberanekaragam Bentuk Sesuai Fungsi Yaitu Sebagai Produk Hiasan, Baik Bentuk Dua Atau Tiga Beberapa Tujuan Kerajinan Yang Nilai Fungsi, Barang Hasil Dari Kerajinan Juga Memiliki Nilai Estetika Yang Tinggi Di Produk Kerajinan Fungsi Hias Brainly, Teknik Pembuatan Hiasan Pada Produk, Mengidentifikasi Produk Kerajinan Tekstil,.Kesimpulan dari 14+ Tips Bentuk Produk Kerajinan Teknik Pembuatan Kerajinan Fungsi Produk Alasan Terkini. Seorang pengguna telah bertanya 👇 mengidentifikasi produk kerajinan tekstil. Dari segi bentuk disuguhkan keberanekaragam bentuk sesuai fungsi yaitu sebagai produk hiasan, baik bentuk dua atau tiga dimensi. Baik itu karena detailnya yang rumit, idenya yang unik, maupun makna filosofisnya yang menyentuh. 9302020 bentuk produk kerajinan teknik pembuatan kerajinan fungsi produk alasan brainly co id soal usbn usp sma smk prakarya dan kewirausahaan 2020 jawaban calameo. Baik itu karena detailnya yang rumit, idenya yang unik, maupun makna filosofisnya yang menyentuh. Kerajinan bahan lunak adalah produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak yaitu lentur, lembut, empuk, dan mudah dibentuk tim kemdikbud, 2017,. Fungsi produk kerajinan dapat dibedakan menjadi dua, yakni hias dan pakai. Berikut Beberapa Tujuan Kerajinan Yang Dirangkum. Selain Nilai Fungsi, Barang Hasil Dari Kerajinan Juga Memiliki Nilai Estetika Yang Tinggi Di Dalamnya. Mengidentifikasi Produk Kerajinan Fungsi Hias Brainly, Teknik Pembuatan Hiasan Pada Produk, Mengidentifikasi Produk Kerajinan Tekstil,.
KementerianPendidikan dan Kebudayaan. Prakarya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.--. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2015. viii, 216 hlm. : ilus. ; 25 cm. Untuk SMP/MTs Kelas IX Semester 2 ISBN -5 (jilid lengkap) ISBN xxx-xxx-xxx-xxx-x (jilid 3b) 1. Prakarya -- Studi dan Pengajaran I. Judul II.
SoalSebutkan bentuk produk kerajinan, teknik, fungsi produk dan alasan produk dibuatJawabanGambar 1Produk kerajinan Hiasan mejaTeknik Teknik anyamFungsi Hiasan Alasan Dibuat agar menarik perhatian saat dipajangGambar 2Produk kerajinan Taplak mejaTeknik Teknik anyamFungsi taplak meja Alasan Dibuat untuk melindungi mejaGambar 3Produk kerajinan GelangTeknik Teknik anyamFungsi Hiasan tanganAlasan Dibuat digunakan menghias tubuhGambar 4Produk kerajinan TopengTeknik Teknik anyam dan pahatFungsi Aksesoris tarian dan hiasan Alasan Dibuat sebagai aksesoris dalam kesenian tari dan hiasan dindingGambar 5Produk kerajinan LukisanTeknik Teknik lukisFungsi Hiasan Alasan Dibuat sebagai pajanganGambar 6Produk kerajinan TasTeknik Teknik anyamFungsi Aksesoris fashionAlasan Dibuat sebagai temoat menaruh barang dan aksesorisPembahasanKerajinan merupakan hasil keterampilan dan bakat para perajin, yang setidaknya turut menandai babak baru peradaban manusia. Melalui craftmanship juga muncul budaya yang tercatat dalam sejarah. Dalam arti lain, kerajinan adalah hasil keterampilan dalam menciptakan produk untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, yang produksinya membutuhkan keterampilan manual dan visual yang cermat. Kerajinan juga merupakan bagian dari seni kuno. Pada saat itu kerajinan berkembang dan memunculkan kerajinan modern. Beberapa orang Indonesia memiliki permintaan yang tinggi akan kerajinan tangan modern. Hal ini menyebabkan perkembangan toko kerajinan dan lebih lanjutMateri tentang fungsi karya kerajinan SPJ1 Mengidentifikasibahan, motif hias, teknik pembuatan, dan fungsi produk kerajinan dari bahan keras di wilayah setempat dan lainnya berdasarkan rasa ingin tahu dan peduli lingkungan. 3. Menganalisis unsur estetika dan ergonomis produk kerajinan dari bahan keras serta menunjukkan inovasi dalam berkarya dan semangat kewirausahaan. Pengertian Kerajinan Bahan Keras Produk kerajinan dari bahan keras merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat keras. Beberapa bahan keras yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebagai keras alami, yaitu bahan yang diperoleh di lingkungan sekitar kita dan kondisi fisiknya keras, misalnya kayu, bambu, batu, dan keras buatan, yaitu bahan-bahan yang diolah menjadi keras sehingga dapat digunakan untuk membuat bahan-bahan kerajinan, misalnya berbagai jenis logam dan fiberglass. Fungsi Kerajinan Bahan Keras Fungsi kerajinan bahan keras dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu Sebagai benda pakai Karya kerajinan diciptakan dan mengutamakan fungsinya, sedangkan unsur keindahan sebagai sebuah pendukung. Misalnya lemari, rak buku, meja, kursi, dan lain sebagainya. Sebagai benda hias Karya kerajinan yang di buat sebagai benda untuk pajangan ataupun hiasan, fungsi ini lebih mengutamakan aspek keindahan daripada aspek kegunaan dan fungsinya. Misalnya bingkai, patung, hiasan dinding, gantungan kunci, dan lain-lain. Kerajinan bahan keras adalah kerajinan yang dalam tahap pembuatannya menggunakan bahan yang bersifat keras. Kerajinan bahan keras juga dibedakan menjadi 2, yaitu 1. Kerajinan Bahan Keras Alami Kerajinan bahan keras alami adalah kerajinan yang bahan baku pembuatannya masih berasal dari alam atau mengalami pengolahan tanpa mengakibatkan perubahan wujud benda itu. Bahan Keras Alami mudah didapatkan dan relatif murah karena beberapa bahan bisa kita ambil langsung di sekitar kita. Contohnya yaitu KayuBiji – BijianBambuBatuKerangTulangRotanPasir 2. Kerajinan Bahan Keras Buatan Berbeda dengan kerajinan bahan keras alami, kerajinan bahan keras buatan adalah kerajinan yang bahannya telah mengalami pengolahan kembali. Contoh kerajinan bahan keras buatan KacaKalengLogam Tembaga, Perak, Kuningan, Emas dan Alumunium SemenKawatTimahBesi Contoh Kerajinan Bahan Keras Contoh produk yang dihasilkan dari kerajinan bahan keras ini sangat beraneka ragam. Berikut ini adalah beberapa contohnya Kerajinan Logam Logam memiliki sifat yang keras, sehingga dalam pengolahannya memerlukan teknik yang sedikit rumit, seperti diolah dengan teknik bakar/pemanasan dan logam seperti besi, perunggu, emas, perak dan sebagainya. Teknik yang digunakanMenggunakan sistem cor, ukir, tempa atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Fungsi kerajinan - Kerajinan logam sering digunakan sebagai perhiasan dan aksesoris, kemudian berkembang sebagai benda hias dan fungsional seperti gelas, wadah, bahkan sampai simbol kejuaraan. Kerajinan Kayu Hutan yang tersebar di seluruh Indonesia menjadikan negara kita ladang akan bahan kayu. Karya kerajinan ukiran ini lebih banyak menggunakan bahan kayu sebagai bahan kayu - Kayu yang sering digunakan ialah kayu jati, kayu mahoni, waru, sawo, nangka dan sebagainya. Teknik yang digunakan - Menggunakan teknik tatah ukir. Fungsi kerajinan - Kerajinan kayu selain sebagai benda yang memiliki kegunaan juga dibuat sebagai benda hias dan pajangan seperti mainan dan pernak pernik. Kerajinan Bambu Sejak jaman dulu, masyarakat Indonesia telah menggunakan bambu untuk berbagai kebutuhan, dari yang paling sederhana hingga yang rumit. Berbagai produk kerajinan yang bernilai seni dan ekonomi yang tinggi banyak sekali berasal dari bahan bambu. Produk anyaman dari Indonesia sendiri telah digemari oleh mancanegara dengan berbagai motif dan bentuk yang yang digunakan - Teknik dalam pembuatan kerajinan bahan alami yaitu teknik anyaman dan teknik tempel. Fungsi kerajinan - Aneka produk dari bambu ini sering dibuat sebagai peralatan rumah tangga. Dalam tahap pembuatannya kerajinan bahan keras tidak begitu berbeda dengan kerajinan bahan lunak, cuman berbeda cara pengerjaannya saja, berikut tahapannya Tahap Membuat Kerajinan Bahan Keras a. Membuat rancangan Rancangan adalah hal awal yang kita lakukan setelah mendapat ide untuk membuat suatu kerajinan dari bahan lunak, rancangan yang bagus biasanya akan menghasilkan yang bagus. Rancangan biasanya dibuat di suatu kertas lalu kita menggambarnya. b. Menyiapkan alat dan bahan Setelah rancangan dibuat tahap selanjutnya adalah menyiapkan alat dan bahan. Alat dan bahan di utamakan memiliki kualitas yang bagus sehingga akan mendapat hasil yang baik. c. Membuat benda sesuai rancangan Setelah semua siap kita mulai dengan proses pembuatan, buatlah sebuah bagian dasar terlebih dari suatu kerajinan sehingga akan mudah dibentuk dan mempercepat proses pembuatan. d. Tahap penyelesaian Tahap akhir setelah kita membuat suatu kerajinan adalah salah satunya dengan merapikan atau memberi hiasan atau beberapa tambahan lain sehingga meningkatkan kualitas kerajinan tersebut. Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras Berikut adalah beberapa teknik pembuatan produk kerajinan dari bahan keras. a. Teknik Cor Cetak Tuang Teknik cor telah ada sejak kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia. Terdapat beberapa benda kerajinan dari bahan perunggu, seperti kapak, bejana, dan perhiasan. Berikut contoh permbuatan benda kerajinan dari bahan keras melalui teknik cor. 1 Teknik Tuang Berulang Bivalva Teknik semacam ini disebut teknik tuang berulang bivalve karena menggunakan dua keping cetakan yang terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan. Teknik tuang berulang digunakan untuk mencetak benda-benda yang sifatnya sederhana, baik bentuk maupun hiasannya. 2 Teknik Tuang Sekali Pakai A Cire Perdure Teknik tuang sekali pakai dibuat pada benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit, seperti arca dan patung perunggu. Teknik semacam ini diawali dengan membuat model dari tanah liat. Kemudian, model tersebut dilapisi lilin sehingga terjadilah rongga. Lalu, perunggu dituang ke dalamnya dan setelah dingin cetakan tanah liat bisa dipecah sehingga diperoleh benda perunggu yang dikehendaki. Saat ini, banyak terdapat sentra-sentra kerajinan cor logam seperti kerajinan perak. Sebagai contoh adalah kerajinan perak di Kotagede, Yogyakarta dan kerajinan kuningan di Juwana dan Mojokerto. b. Teknik Etsa Etsa berasal dari bahasa Belkamu atau Jerman yaitu etch yang berarti memakan, berkorosi, atau berkarat. Benda-benda yang berasal dari logam dapat dietsa dengan merendam dalam larutan etsa larutan sam. Untuk melindungi bagian yang tidak ingin teretsa oleh pengikisan larutan asam, maka seluruh permukaannya dilapisi dengan bahan penolak asam yaitu resist atau bahan pelindung. Larutan pengetsa terdiri dari larutan asam organik, asam mineral anorganik, ataupun campuran dari keduanya. Sebagian asam memiliki daya kikis yang sangat baik untuk jenis logam tertentu. Sementara sebagian asam lain ternyata hanya sedikit atau bahkan tidak memiliki pengaruh sama sekali terhadap logam-logam tertentu lainnya. c. Teknik Ukir Karya ukir di Indonesia telah dikenal sejak zaman batu muda. Pada masa itu, banyak peralatan yang terbuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu. Benda-benda tersebut diberi ukiran bermotif geometris, seperti tumpal, lingkaran, garis, swastika, zig-zag, dan segitiga. Selain sebagai hiasan, pada umumnya ukiran-ukiran tersebut juga mengandung makna simbolis dan religius. Terdapat beberapa jenis ukiran yaitu ukiran tembus krawangan, ukiran rendah, ukiran tinggi timbul, dan ukiran utuh. d. Teknik Ukir Tekan Teknik ukir tekan adalah teknik membuat hiasan di atas permukaan pelat logam tipis dengan ketebalan sekitar 0,2 mm untuk pelat logam kuningan, sedangkan untuk pelat logam tembaga sampai dengan 0,4 mm. Alat yang sering digunakan untuk ukir tekan dibuat dari bahan tanduk sapi atau kerbau yang telah dibentuk sesuai kebutuhan ukir tekan. Apabila sulit mendaptkan tanduk, maka bisa menggunakan bambu atau kayu. Cara menggunakan alat ukir tekan ini adalah dengan menekan permukaan benda kerja mengikuti bentuk sesuai motif dari gambar yang telah ditentukan. e. Teknik Bubut Untuk membubut diperlukan pahat bubut yang berfungsi untuk mengiris, menyayat/menggaruk, dan membentuk benda. Teknik bubut akan menghasilkan karya kerajinan yang simetris, bulat, dan rapi, misalnya asbak kayu, vas bunga dari kayu, dan benda-benda mainan. f. Teknik Anyam Anyaman adalah seni kerajinan yang dikerjakan dengan cara mengangkat dan menumpangtindihkan atau menyilang-nyilangkan bahan, sehingga menjadi satu kerya anyaman. Kerya kerajinan dari bahan keras yang menggunakan teknik anyaman adalah bambu, rotan, dan plastik. Penelusuran yang terkait dengan Kerajinan Bahan keras materi kerajinan bahan kerascontoh kerajinan bahan keras buatan dan cara pembuatannyabentuk kerajinan bahan keraskerajinan bahan keras nusantaracontoh kerajinan bahan keras alami dan cara pembuatannyagambar kerajinan bahan kerascontoh kerajinan bahan keras dari bambuprinsip kerajinan bahan keras contohproduk : bahan bahan serat alam dapat menghasilkan kerajinan tangan yang beraneka ragam, misalnya tas , dompet, topi,alas kerajinan dari serat alam ini sebagaian besar dibuat dengan cara menganyam. contoh produk : Sabun adalah surfaktan yang dipakai dengan air untuk mencuci dan membersihkan. - Kerajinan adalah barang yang dihasilkan dari keterampilan tangan untuk memenuhi nilai estetika dan/atau kegunaan. Bahan pembuatan kerajinan bisa berasal dari bahan keras, seperti kayu dan batu, serta bahan lunak, seperti tanah liat dan dari jurnal Perancangan Program Ekowisata Kerajinan Tangan Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan 2020 karya Kania Sofiantina Rahayu dan Aninda Shafa Salsabila Putri, kerajinan bahan lunak adalah barang yang dihasilkan dari material bersifat lunak. Material tersebut bisa berasal dari bahan alami, seperti serat alam, tanah liat, dan kulit hewan, maupun buatan, misalnya bubur koran, sabun, dan lilin. Sebutkan dan jelaskan fungsi produk kerajinan dari bahan lunak! Pada dasarnya, semua kerajinan, termasuk bahan lunak, memiliki dua fungsi utama, yakni fungsi keindahan estetika dan kegunaan pakai. Baca juga Kerajinan Bahan Lunak Definisi, Jenis, dan Contohnya Berikut penjelasannya Fungsi keindahan Dilansir dari buku Ayo Membuat Kerajinan Tekstil 2022 oleh Moch Ricky Fachrizal, fungsi keindahan pada kerajinan diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan nilai ekonomisnya. Nilai estetika pada kerajinan bisa dilihat dari aspek warna dan komposisi. Sementara dari segi bentuknya, nilai keindahan ini berkaitan dengan bentuk dua dimensi atau tiga dimensi. Kerajinan yang memenuhi fungsi keindahan ini lebih sering dijadikan pajangan atau hiasan untuk mempercantik ruangan.
a Karya Kerajinan sebagai Benda Pakai. Karya kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk. kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, atau dikenakan. sebagai pelengkap busana.Sebagai benda pakai, produk karya. kerajinan yang diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun. unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung.
Kerajinanfungsi hias dibuat dengan tujuan sebagai berikut. 1. Untuk memenuhi kebutuhan. Perajin telah mempertimbangkan tujuan dari pembuatan produk kerajinan fungsi hias adalah untuk penghias. Contoh: hiasan dinding; untuk memperindah dinding ruangan seperti kaca patri, lukis kaca, tapestri, kerajinan logam. 1 Proses pembuatan kerajinan tas dari daun pandan di Desa Kalupini Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. Yang dimaksud di sini ialah bagaimana pengrajin tas ini mengolah bahan baku daun pandan dari awal hingga akhir menjadi suatu kerajinan tangan yang bermanfaat dan bernilai jual tinggi. 2. Jahitperca adalah suatu proses dalam pembuatan sebuah produk kerajinan tekstil yang berasal dari kain bekas. Untuk teknik pembuatan kerajinan perca yakni cukup dengan cara menggabungkan atau menempelkan kain perca kemudian dijahit dengan pola sesuai keinginan. 4. Kerajinan Jahit Tindas. Jahit tindas dapat disebut sebagai quilting. .
  • d4914ui9r3.pages.dev/674
  • d4914ui9r3.pages.dev/805
  • d4914ui9r3.pages.dev/916
  • d4914ui9r3.pages.dev/808
  • d4914ui9r3.pages.dev/47
  • d4914ui9r3.pages.dev/927
  • d4914ui9r3.pages.dev/653
  • d4914ui9r3.pages.dev/322
  • d4914ui9r3.pages.dev/944
  • d4914ui9r3.pages.dev/598
  • d4914ui9r3.pages.dev/551
  • d4914ui9r3.pages.dev/817
  • d4914ui9r3.pages.dev/356
  • d4914ui9r3.pages.dev/778
  • d4914ui9r3.pages.dev/646
  • bentuk produk kerajinan teknik pembuatan kerajinan fungsi produk alasan