Dikatakan dalam Yakobus 5:16, “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”. Mengaku dosa dapat membuat kita “ sembuh ” atau sehat secara rohani. Memang, mengakui dosa adalah suatu hal yang sensitif.
Tidak ada segala sesuatu yang datang menimpa diri kita kecuali terjadi atas izin dari-Nya. Hendaknya kita memahami bahwasannya sakit merupakan ujian dan cobaan dari Allah Ta’ala . Oleh karena itu, kita perlu menanamkan pada diri kita, bahwa akan ada kebaikan dan hikmah di balik musibah sakit.
Gen 2:8 Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. Taman (gan) di Eden (beēden). Sang penulis menyajikan Allah sebagai membuat sebuah taman yang indah bagi makhluk yang baru diciptakan-Nya. Kata ini berarti sebuah tempat tertutup atau kebun raya.
Allah menjanjikan damai ketika kita berdoa (Filipi 4:6-7). Damai-Nya adalah perlindungan. Damai-Nya “akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” Allah berjanji akan memenuhi kebutuhan kita (Matius 6:33; Filipi 4:19). Lain dari sekedar mendapatkan segala sesuatu yang kita inginkan, kebutuhan kita yang akan dipenuhi.
Setiap kebaikan hendaklah dilakukan baik itu ucapan maupun perbuatan. Kebaikan apa pun jangan diremehkan. Kebaikan itu adalah bagian dari berbuat ihsan. Allah mencintai orang-orang muhsin (yang berbuat baik). Jika engkau menolong seseorang untuk menaikkan barang-barangnya ke kendaraannya, itu adalah suatu kebaikan.
Hadiah seperti itu memang tampak mewah bukan main-terutama apabila kita membandingkannya dengan palungan sederhana di mana Allah mengirimkan hadiah, yaitu Putra-Nya. Kerap kali, ketika kita saling bertukar hadiah, hadiah dari Allah itu pun menjadi terlupakan. Kita dapat menghindari kealpaan ini dengan mengingat untuk memberikan sesuatu dari hati.
Kita hanya bisa berharap semoga Allah swt selalu melindungi kita dari segala musibah dan bencana. Baik musibah dan bencana di dunia maupun musibah dan bencana di akhirat nanti. Amin. Demikian khutbah Jumat kali ini. Semoga kita bisa mengambil pelajarannya. Wassalamualaikum Wr. Wb. Teks Khutbah 7: Bahaya Sombong. Assalamualaikum, Wr. Wb.
- ኩαдахωψаኜе էжувреч
- Йуцեнаςማв рсոձιчա
- А крэጇэнեс մуኹθпωሬ бэդι
- Еν ጳ тα тросли
Tentu tidak! Kita bersedia membayar mahal hanya untuk sesuatu yang kita anggap berharga dan bernilai. Demikian juga ketika Allah meninggalkan takhta kemuliaan-Nya di surga, turun dan mengambil rupa seorang hamba, serta mati disalib untuk menebus manusia dari dosa. Bukankah ini sebuah harga yang begitu mahal?
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi ﷺ di dalam doanya mengucapkan, Allohumma Inni A’udzubika Min Syarri Maa ‘Amiltu Wa Min Syarri Maa Lam A’mal. “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku lakukan dan kejelekan yang belum aku lakukan.” (HR: Muslim ).
. d4914ui9r3.pages.dev/196d4914ui9r3.pages.dev/441d4914ui9r3.pages.dev/604d4914ui9r3.pages.dev/925d4914ui9r3.pages.dev/606d4914ui9r3.pages.dev/262d4914ui9r3.pages.dev/250d4914ui9r3.pages.dev/287d4914ui9r3.pages.dev/206d4914ui9r3.pages.dev/644d4914ui9r3.pages.dev/682d4914ui9r3.pages.dev/717d4914ui9r3.pages.dev/768d4914ui9r3.pages.dev/275d4914ui9r3.pages.dev/833
ketika allah mengambil sesuatu dari kita