RencananyaPolda Metro Jaya bakal melakukan gelar perkara terhadap akun yang menuding Siwi sebagai wanita simpanan Bos Garuda Indonesia. "Mungkin Senin (24/2) kita gelar perkara kan ini masih penyelidikan dan menganalisa akun @digeeembok," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (22/2/2020).
JAKARTA - Isu seputar penggunaan jilbab bagi pramugari masih terus menjadi perbincangan hangat. Untuk merespons hal ini, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyebut pihaknya akan segera mengumumkan aturan terkait hal tersebut. "Nanti, segera kami akan informasikan ke publik. Saya lagi bangun narasi supaya tidak ada salah paham," ucapnya saat bertemu di Kantor Operasional Garuda, Cengkareng, Rabu 22/2/2023. Irfan menekankan tidak pernah melarang pramugarinya menggunakan jilbab saat bekerja. Ia juga telah melakukan pembicaraan dengan berbagai pihak dan stakeholder. "Kami tidak pernah melarang. Kami lagi mencari cara yang paling pas, untuk kemudian memberi kesempatan bagi mereka yang ingin berjilbab untuk terus menggunakan. Tapi juga harus dimengerti, kami mau mengedepankan azas yang benar," lanjut dia. Sebagai salah satu bentuk layanan, ia menyebut Garuda Indonesia menyediakan minuman beralkohol untuk beberapa rute tertentu. Bagi pramugari yang mengenakan jilbab perlu memperhatikan hal ini, jangan sampai saat bekerja karena tidak mau melayani, lantas jadi merepotkan yang lain. Ia mempersilakan awak kabinnya yang perempuan yang menggunakan jilbab untuk tetap memakainya. Nanti mereka bisa ditugaskan untuk rute umroh atau beberapa rute domestik. Namun, perlu dicatat ada beberapa rute yang tidak bisa ditempatkan dengan pakaian berjilbab itu. "Ini makanya saya mau bangun narasi yang benar dulu, supaya tidak dipelintir. Tunggu tanggal mainnya, kita lagi finalisasi narasi supaya tidak multitafsir, tidak kemana-mana," kata dia. Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan ia menyebut Garuda memegang komitmen perusahaan dalam mengedepankan prinsip inklusivitas pada seluruh profesi karyawannya, termasuk awak pesawat. Dengan komitmen tersebut Garuda membuka opsi dan ruang diskusi penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia. Ia memiliki nilai dan visi yang sama atas masukan dari berbagai pihak, terkait atribut seragam awak pesawat, khususnya mengenai penggunaan jilbab bagi pramugari. Terkait kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari, Garuda tidak hanya meninjau dari kepentingan aspek layanan dan keamanan. Perseroan juga memastikan terjaganya kepentingan pramugari sebagai individu yang memilih opsi penggunaan jilbab, dalam kesiapannya sebagai garda terdepan pelayanan penerbangan Garuda Indonesia yang bergerak di segmen penerbangan full service. Irfan menambahkan, penggunaan jilbab pada seragam pramugari perlu dilandasi kajian yang prudent dan komprehensif. karena itu, Garuda Indonesia terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai stakeholder terkait, untuk memastikan kesiapan penggunaan jilbab dapat dilandasi oleh kebijakan operasional yang komprehensif. Melalui sejumlah layanan rute penerbangan, saat ini Garuda Indonesia telah menerapkan penyesuaian atribut seragam awak pesawat. Hal ini mengacu pada regulasi destinasi tujuan maupun terkait kepentingan layanan penerbangan haji. Dalam penerbangan ini pramugari menggunakan seragam abaya dan jilbab. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
Sebenarnyagaji pokok pramugari itu cukup besar. Setiap kali terbang (wilayah Indonesia) biasanya dapat Rp 2 - 3 juta untuk pramugari junior. Sedangkan untuk pramugari senior bisa Rp 5 - 6 juta sekali terbang. Tetapi beda lagi dengan seorang pramugari maskapai asing papan atas yang mungkin digaji lebih besar. Uang saku? Jakarta - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menegaskan pihaknya tak melarang pramugari untuk menggunakan jilbab. Malahan, dia turut mendukung para pramugari yang menggunakan jilbab untuk bisa menjaga akidahnya. Salah satunya dengan cara tidak melibatkan pramugari berjilbab ikut dalam penerbangan yang masih menyediakan minuman beralkohol. Diketahui, dalam agama islam minuman beralkohol masuk kategori yang diharamkan. Naik Pesawat Garuda Indonesia Kini Boleh Lepas Masker Niantic dan Pokemon Company Kolaborasi dengan Garuda Indonesia, Luncurkan Pikachu Jet di Tanah Air Aturan Wajib Pakai Masker di Transportasi Umum Dicabut, Bos Garuda Tunggu Aturan Kemenhub "Kami minta mereka untuk sama-sama menjaga akidah, kita tidak akan menugaskan mereka pada penerbangan yang masih menyediakan minuman beralkohol," ujarnya dalam Media Gathering di Jakarta, Jumat 14/4/2023. Pada kesempatan ini dia juga menegaskan kalau pihaknya tidak melarang pramugarinya mengenakan jilbab. Mengingat, beberapa waktu lalu sempat ramai kabar kalau pramugari Garuda Indonesia dilarang mengenakan jilbab. Irfan berujar, saat ini sudah semakin banyak pramugari yang memilih menggunakan jilbab. "Garuda Indonesia tidak pernah melarang awak kabin kita menggunakan jilbab. Namun karena pilihan, kita jarang melihat yang berjilbab. Sekarang sudah banyak, kita persilahkan," urainya. Bolehkan Pramugari BerjilbabSeragam Pramugari Garuda Indonesia rancangan Anne Avantie Dok. Anne AvantiePT Garuda Indonesia Persero Tbk GIAA terus melakukan diskusi intensif bersama stakeholder mengenai rencana penggunaan jilbab bagi seragam pramugari. Garuda Indonesia pada prinsipnya tidak melarang penggunaan jilbab bagi pramugari. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, usulan tersebut sejalan dengan komitmen Garuda Indonesia dalam mengedepankan prinsip inklusivitas pada seluruh profesi karyawannya, termasuk penggunaan jilbab bagi pramugari. Komitmen tersebut yang saat ini terus dikedepankan dengan membuka opsi dan ruang diskusi penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia. "Kami memiliki nilai dan visi yang sama atas masukan dari berbagai pihak terkait atribut seragam awak pesawat, khususnya mengenai penggunaan jilbab bagi pramugari," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu 4/2/2023. "Untuk itu, diskusi terus kami intensifkan, mengingat hal ini perlu disikapi secara cermat dan bijak, khususnya terkait kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari yang tidak hanya ditinjau dari kepentingan aspek service dan safety, tapi utamanya juga memastikan terjaganya kepentingan pramugari sebagai individu yang memilih opsi penggunaan jilbab dalam kesiapannya sebagai garda terdepan pelayanan penerbangan Garuda Indonesia yang bergerak di segmen penerbangan full service," kata pertiwi dirancang desainer Anne Avantie untuk seragam pramugari Garuda Indonesia. dok. Instagram anneavantieheart/ MutiahIrfan menambahkan, rencana penggunaan jilbab bagi pramigari ini perlu dilandasi kajian yang prudent dan komprehensif atas penyesuaian kebijakan atribut seragam awak pesawat baik dari aspek operasional maupun aspek penunjang lainnya atas kepentingan profesi awak pesawat. "Oleh karenanya saat ini Garuda Indonesia terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai stakeholder terkait untuk memastikan kesiapan penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia dapat dilandasi oleh kebijakan operasional yang komprehensif," kata Irfan. Saat ini melalui sejumlah layanan rute penerbangan, Garuda Indonesia juga telah menerapkan penyesuaian atribut seragam awak pesawat mengacu pada regulasi destinasi tujuan maupun terkait kepentingan layanan penerbangan haji di mana pramugari menggunakan seragam abaya yang disertai Krisis Kepak Sayap Garuda Indonesia Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
BagaimanaPeraturan Berhijab di Garuda Indonesia? Seperti yang sudah dijelaskan di atas jika ketentuan boleh tidaknya pramugari berhijab tergantung kebijakan tiap maskapai. Lalu bagaimana dengan Garuda Indonesia? Sejauh ini belum ada peraturan resmi tentang boleh berhijab atau tidak.
JAKARTA - Garuda Indonesia segera merilis aturan berjilbab bagi pramugarinya. Direktur Utama maskapai pelat merah tersebut, Irfan Setiaputra menegaskan, pihaknya masih membangun narasi terkait aturan jilbab bagi pramugari sehingga tidak ada yang salah paham. "Nanti, very soon, kita akan informasikan ke publik. Saya lagi bangun narasi supaya tidak ada salah paham," ucapnya saat bertemu awak redaksi Republika di Kantor Operasional Garuda, Cengkareng, Jakarta, Rabu 22/2/2023. Nanti, very soon, kita akan informasikan ke publik. Saya lagi bangun narasi supaya tidak ada salah paham. IRFAN SETIAPUTRA Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan menekankan, pihaknya tidak pernah melarang pramugarinya menggunakan jilbab saat bekerja. Ia juga telah melakukan pembicaraan dengan berbagai pihak dan stakeholder. Irfan mengaku, sedang mencari cara yang tepat untuk memberi kesempatan bagi mereka yang ingin berjilbab saat bertugas di pesawat. "Tapi juga harus dimengerti bahwa kita mau mengedepankan asas yang benar," kata dia melanjutkan. Sebagai salah satu bentuk layanan, ia menyebut Garuda Indonesia menyediakan minuman beralkohol untuk beberapa rute tertentu. Bagi pramugari yang mengenakan jilbab perlu memperhatikan hal ini. Jangan sampai saat bekerja karena tidak mau melayani, menurut dia, lantas jadi merepotkan yang lain. Ia mempersilakan awak kabinnya perempuan yang menggunakan jilbab untuk tetap memakainya. Mereka bisa ditugaskan untuk rute umrah atau beberapa rute domestik. Namun, Irfan menjelaskan, perlu dicatat ada beberapa rute yang tidak bisa ditempatkan dengan pakaian berjilbab itu. "Ini makanya saya mau bangun narasi yang benar dulu, supaya tidak dipelintir. Tunggu tanggal mainnya, kita lagi finalisasi narasi supaya tidak multitafsir, tidak ke mana-mana," kata dia. Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan, ia menyebut Garuda memegang komitmen perusahaan dalam mengedepankan prinsip inklusivitas pada seluruh profesi karyawannya, termasuk awak pesawat. Dengan komitmen tersebut, Garuda membuka opsi dan ruang diskusi penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia. Pihaknya memiliki nilai dan visi yang sama atas masukan dari berbagai pihak, terkait atribut seragam awak pesawat, khususnya mengenai penggunaan jilbab bagi pramugari. Terkait kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari, Garuda tidak hanya meninjau dari kepentingan aspek layanan dan keamanan. Perseroan juga memastikan terjaganya kepentingan pramugari sebagai individu yang memilih opsi penggunaan jilbab, dalam kesiapannya sebagai garda terdepan pelayanan penerbangan Garuda Indonesia yang bergerak di segmen penerbangan full service. Irfan menambahkan, penggunaan jilbab pada seragam pramugari perlu dilandasi kajian yang prudent dan komprehensif. Karena itu, Garuda Indonesia terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai stakeholder terkait, untuk memastikan kesiapan penggunaan jilbab dapat dilandasi oleh kebijakan operasional yang komprehensif. Melalui sejumlah layanan rute penerbangan, saat ini Garuda Indonesia telah menerapkan penyesuaian atribut seragam awak pesawat. Hal ini mengacu pada regulasi destinasi tujuan ataupun terkait kepentingan layanan penerbangan haji, yang mana pramugari menggunakan seragam abaya dan jilbab. Kita tahu ada beberapa maskapai swasta yang sudah, seperti Sriwijaya dan yang punya negara, Citilink, sudah. Harapan saya, setelah Garuda, maskapai lain mengikuti juga. ANDRE ROSIADE Anggota Komisi VI DPR Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan, sejauh ini hanya ada dua maskapai yang memiliki aturan memperbolehkan para pramugarinya mengenakan jilbab, yaitu maskapai pelat merah Citilink dan maskapai swasta Sriwijaya Air. Politisi Gerindra merespons baik Garuda Indonesia yang tengah mendiskusikan dengan intensif bersama pemangku kepentingan stakeholder terkait mengenai tata laksana kesiapan penggunaan hijab bagi seragam pramugari. Namun, ia berharap maskapai lain juga mengikuti langkah tersebut dan memperbolehkan pramugari Muslim berjilbab. "Saya di Komisi VI bermitra dengan BUMN dan Garuda, harapan saya urusan jilbab ini tidak hanya di Garuda, tetapi tentu bisa berlaku juga di seluruh maskapai. Kita tahu ada beberapa maskapai swasta yang sudah, seperti Sriwijaya dan yang punya negara, Citilink, sudah. Harapan saya, setelah Garuda, maskapai lain mengikuti juga," kata Andre kepada Republika pada Senin 6/2/2023. Andre berharap pemerintah dapat mengambil langkah agar seluruh maskapai penerbangan, baik milik BUMN maupun swasta, tidak ada lagi yang melarang pramugari Muslim mengenakan jilbab. "TNI-Polri saja sudah pakai jilbab, kenapa pramugari tidak? Harapan saya, pemerintah bisa mendorong ini. Ini kan soal kebebasan beragama, jangan sampai hak warga negara untuk melaksanakan kewajibannya sebagai umat yang beragama terhalangi," kata dia. Okta, bukan nama sebenarnya, merupakan salah satu pramugari yang bekerja di maskapai penerbangan internasional di Tanah Air. Okta mengaku tidak bisa mengenakan jilbab saat bekerja di udara. Padahal, saat tidak bertugas di pesawat, Okta mengenakan jilbab. "Ya, kayak berlawanan sama hati nurani. Cuma, di lain pihak, kita masih membutuhkan pekerjaan," ujar Okta saat diwawancarai Republika via sambungan telepon, Kamis 2/2. Okta menjelaskan, tidak ada aturan tertulis dari maskapai yang melarang pramugari untuk berjilbab. Namun, mereka mendapatkan informasi dari perusahaan ketika wawancara rekrutmen awal bahwa jilbab belum boleh dikenakan selama bertugas. Padahal, Okta mengungkapkan, cukup banyak pramugari yang berjilbab saat sedang tidak bertugas. "Kebijakan head office belum memperbolehkan kita pakai hijab biar terkesan enggak rasis," ujar Okta.
ApakahSeorang Pramugari Boleh Berhijab? Maskapai Indonesia Yang Memperbolehkan Pramugarinya Berhijab Di Indonesia beberapa maskapai penerbangan seperti NAM Air dan Sriwijaya Air mengizinkan pramugarinya untuk mengenakan hijab. Rata-rata maskapai besar seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink dan Batik Air juga memperbolehkan crew JAKARTA, - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Persero Tbk Irfan Setiaputra menegaskan, tak pernah melarang kru pesawatnya, terutama pramugari, untuk memakai jilbab. Hal ini menyusul adanya kabar larangan pramugari memakai jilbab. "Garuda tidak pernah melarang awak kabin kami menggunakan jilbab," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Jumat 14/4/2023. Menurutnya, memakai jilbab atau tidak merupakan pilihan dari pramugari itu sendiri. Oleh sebab itu, ketika banyak yang memilih tak memakai jilbab, maka nampak jarang terlihat pramugari Garuda Indonesia yang memakai jilbab. "Karena itu pilihan yang dilakukan oleh para pramugari, kita memang jarang melihat yang berjilbab," imbuh dia. Baca juga Ramai soal Video Pramugari Gelar Lelang di Pesawat, Ini Kata Citilink Irfan memastikan, saat ini sudah banyak pramugari yang berjilbab. Namun, mereka yang berhijab tentu tidak akan ditugaskan pada penerbangan yang menyediakan minuman beralkohol guna menjaga akidah. "Sekarang sudah banyak, kami persilahkan. Hanya kami minta mereka untuk sama-sama menjaga akidah, kami tidak akan menugaskan mereka pada penerbangan yang masih menyediakan minuman beralkohol," jelas dia. Baca juga Viral Video Penumpang Bawa 3 Dus Bika Ambon Didenda Rp 2 Juta, Ini Penjelasan Garuda Indonesia Sebelumnya, isu larangan pramugari memakai jilbab mencuat beberapa waktu belakangan. Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade dalam rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir sempat meminta untuk Garuda Indonesia tidak melarang pramugarinya yang Muslim mengenakan jilbab saat bertugas di kabin pesawat. "Saya ingin Pak Menteri eksekusi segera kebijakan yang mengizinkan penggunaan jilbab bagi pramugari yang ada di Garuda karena saat ini aturan kebijakannya sudah hampir final,” katanya dalam rapat kerja di DPR RI, Jakarta, Senin 13/2/2023 lalu. Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengaku merasa aneh terkait informasi yang mengatakan adanya maskapai penerbangan di Indonesia yang melarang pramugari mengenakan hijab saat bertugas. "Jadi kalau ada larangan berjilbab agak aneh, saya kira kita cek lagi, perlu diteliti itu," kata Wapres Ma'ruf Amin dikutip dari Antara, Sabtu 4/2/2023. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Instagram/@anneavantieheart) Pramugari Garuda Indonesia tak akan pakai masker cegah Covid-19 saat sedang bertugas. Penggunaan masker disebut akan membuat penumpang bertanya-tanya, apakah pramugari melayani sambil tersenyum atau cemberut. Hal tersebut sontak menjadi sorotan dunia. Banyak media yang mengkiritisi kebijakan tersebut.
JAKARTA - Pakar Hukum Universitas Indonesia Heru Susetyo menilai, pelarangan jilbab terhadap pramugari oleh maskapai dinilai sebagai hal yang diskriminatif. Tak hanya itu, Garuda Indonesia sebagai maskapai pelat merah yang masih melakukan pelarangan pun dinilai telah melakukan langkah mundur.“Penerbangan haji umrah saja mereka Garuda Indonesia memperbolehkan pramugarinya berjilbab, masa dalam penerbangan reguler tidak boleh? Itu sebenarnya langkah mundur,” kata Heru saat dihubungi Jumat 11/2/2023 malam. Garuda Indonesia dinilai kontraproduktif terhadap upaya-upaya penghargaan terhadap perempuan Indonesia yang ingin menjalankan agamanya. Apalagi, kata dia, jilbab tidak menghalangi profesionalisme pekerjaan pramugari. Sehingga tidak aada hubungannya berjilbab berpengaruh pada buruknya kualitas layanan atau profesionalisme pramugari yang penggunaan jilbab di Indonesia dalam ranah pekerjaan diperbolehkan dalam hukum. Indonesia sebagai negara yang berdasarkan Pancasila dengan sila pertama berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, mempersilakan bagi warganya untuk melaksanakan perintah agama dalam keseharian. “Sehingga ekspresi beragama itu ya jangan dilarang selama itu memang tidak melanggar Undang Undang juga. Garuda perusahaan publik, perusahaan BUMN, masa melarang?” menegaskan bahwa yang melanggar Undang Undang justru hal-hal yang berkaitan dengan pornografi. Menurut dia, justru berpakaian seksi dalam penggunaan seragam pramugari lah yang harusnya dibatasi.
\n\n\n\nbolehkah pramugari garuda indonesia berjilbab
Terdapatberbagai syarat untuk menjadi pramugari. Dilansir
Rabu, 22 September 2021 0 dilihat Seorang pramugari berhijab. Foto Repro " Sebagian pramugari memang dikenal tanpa mengenakan hijab, hanya menggunakan cepol di rambutnya juga memakai pakaian layaknya sebagai awak kabin " KENDARI, - Mendengar kata 'pramugari' hal yang pertama kali terlintas ialah penampilan mereka yang selalu terlihat cantik dan modis di pramugari memang dikenal tanpa mengenakan hijab, hanya menggunakan cepol di rambutnya juga memakai pakaian layaknya sebagai awak Pramugari merupakan suatu kebanggaan tersendiri, bagaimana tidak image seorang Pramugari selalu identik dengan penampilan menarik dan memiliki postur tubuh yang paripurna, ditambah dengan balutan seragam yang cantik dan eksklusif menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah wanita, tak heran jika Hampir tiap wanita menginginkan profesi untuk mewujudkannya bukanlah perkara mudah, karena kalian harus menaklukkan berbagai step by step yang ditentukan setiap maskapai penerbangan. Namun akhir-akhir ini banyak sekali pertanyaan bagaimana dengan wanita berhijab? Apakah mereka memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pramugari?Pada dasarnya boleh atau tidak Pramugari mengenakan hijab itu tergantung dari kebijakan pihak maskapai itu sendiri, namun jangan khawatir sekarang ini hampir seluruh maskapai yang ada di Indonesia memperbolehkan para pramugari mengenakan dengan zaman dahulu dimana dunia penerbangan sangat membatasi atau tidak memperbolehkan para pramugarinya untuk menggunakan hijab sehingga mengurungkan niat para wanita berhijab untuk menjadi sekarang ini sudah banyak maskapai yang memperbolehkan pramugarinya mengenakan hijab, jadi untuk kalian para hijabers jangan berkecil Indonesia sendiri, ada beberapa maskapai penerbangan yang telah mengizinkan awak kabinnya dari berikut beberapa maskapai di Indonesia yang bolehkan pramugarinya memakai hijab1. Garuda IndonesiaMerupakan salah satu maskapai penerbangan terbaik di indonesia, yang resmi didirikan pada tanggal 28 Januari 1949 dengan nama Garuda Indonesian merupakan maskapai pertama dan tertua di indonesia. maskapai garuda indonesia memiliki konsep Full Service Airline yang berarti maskapai dengan pelayanan Royal Brunei AirlineJika anda bergabung dengan maskapai Royal Brunei Airline tentu tidak lagi khawatir tentang kebijakan para pramugari yang mengenakan hijab karena maskapai penerbangan yang berasal dari brunei darussalam memperbolehkan para pramugarinya mengenakan Sriwijaya AirSriwijaya Air merupakan salah satu maskapai asal indonesia yang mengizinkan para pramugagrinya mengenakan hijab. Tidak hanya itu,sebelum lepas landas para pramugari sriwijaya air mengajak penumpang nya untuk berdo’ balutan seragam berwarna merah atau ungu lengkap dengan hijab nya pramugari sriwijaya air siap membantu dana melayani perjalanan Juga Negara Maju Ramai-Ramai Bikin Matahari Buatan, untuk Apa?Baca Juga Bermula dari Hobi Merawat Kaktus, Kini Jadi Sumber Penghasilan4. Air AsiaMerupakan maskapai penerbangan yang berpusat di kualalumpur Malaysia dan merupakan maskapai swasta terbesar yang melayani rute penerbangan, Indonesia, Arab Saudi, Jepang, Vietnam, Singapura, Thailand, Malaysia dan rute charter menuju China dan Hongkong. Dan Merupakan maskapai penerbangan dengan tarif yang Lion AirLion Air Merupakan Maskapai Penerbangan swasta terbesar di Indonesia yang berpusat di ibu kota Jakarta. Yang didirikan pada tanggal 15 November 1999 dan mulai pertama kali beroprasi pada tanggal 30 Juni Air memiliki jaringan rute di Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Arab Saudi dan juga memiliki carter ke China dan berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang pramugari - Wanita- Berpenampilan menarik- Belum menikah- Usia minimal 18 tahun- Minimal lulusan SMA/SMK/sederajat- Tinggi badan minimal 160 cm- Tidak menggunakan kacamata- Fasih berbahasa Inggris aktif- Tidak buta warna. CReporter Fitrah Nugraha
7Tahapan Tes Pramugari Garuda Indonesia Yang Wajib Anda Persiapkan. Biaya Sekolah Pramugara Gak Semahal Yang Kamu Bayangkan! - Sekolah Pramugari, Pramugara & Ground Staff Terbaik. Batasan Usia Menjadi Pramugari - Pramugari Indonesia. Ini Dia Syarat Menjadi Pramugari Berhijab | PSPP Penerbangan. Sekolah Pramugara Lion Air October 2021 Jakarta, IDN Times - Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra kembali menegaskan tidak pernah melarang para pramugarinya untuk mengenakan jilbab ketika tengah melaksanakan tugas di itu dikatakan Irfan untuk membantah tudingan bahwa Garuda Indonesia tidak memperbolehkan pramugarinya menggunakan jilbab."Garuda tidak pernah melarang awak kabin pramugari kita menggunakan jilbab," ucap dia kepada awak media di Jakarta, Jumat 14/4/2023.1. Berjilbab adalah pilihanIlustrasi Pramugari IDN Times/Arief Rahmat Satu hal yang dijelaskan Irfan adalah bahwa pemakaian jilbab sejatinya merupakan pilihan. Hal tersebut menjadi alasan publik jarang melihat pramugari Garuda Indonesia berjilbab."Namun, karena pilihan, kita jarang melihat yang berjilbab. Sekarang sudah banyak, kita persilakan," kata dia. Baca Juga Garuda Indonesia Siapkan 1,2 Juta Kursi untuk Mudik Lebaran 2023 2. Tidak semua penerbangan bisa dijalankan oleh pramugari berjilbabIlustrasi pramugari begitu, Irfan menekankan bahwa para pramugari yang berjilbab tidak bisa bertugas di semua penerbangan Garuda penerbangan tertentu yang dibisa dijalankan oleh pramugari berjilbab."Hanya kami minta mereka untuk sama-sama menjaga akidah, kita tidak akan menugaskan mereka pada penerbangan yang masih menyediakan minuman beralkohol," ujar Irfan. Baca Juga Garuda Indonesia Komitmen Optimalkan Penerbangan Haji 2023 3. Anggota DPR sebut ada larangan jilbab di GarudaAnggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade IDN Times/Irfan Fathurohman Sebelumnya, isu larangan penggunaan jilbab bagi pramugari dipantik anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade saat DPR RI menggelar rapat kerja dengan direksi maskapai Garuda. Dia mengungkapkan, ada larangan penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda yang berkenaan dengan tata cara berpakaian muslimah sebagai pramugari."Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas Islam. Kita lihat di berbagai maskapai yang ada, sudah banyak pramugari yang berjilbab. Bahkan di Citilink sudah ada yang berjilbab. Tapi di Garuda masih ada aturan yang melarang pramugari-pramugarinya untuk menggunakan busana muslim berjilbab untuk menutup aurat," kata Andre seperti dilihat dari rekaman saat rapat, awal Februari mengungkapkan, dalam kehidupan sehari-hari, saat tidak bertugas sebagai awak kabin, para pramugari tersebut menutup auratnya dengan berjilbab."Saya mengusulkan kepada Garuda, meski Gerindra bukan partai Islam tapi Gerindra memahami aspirasi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kami ingin memperjuangkan, meminta Pak Dirut beserta jajaran untuk melakukan evaluasi aturan, bagaimana tata cara berpakaian busana muslim bagi awak kabin atau pramugari Garuda yang ingin melaksanakan kewajibannya sebagai umat Islam dengan menutup aurat, dengan memakai jilbab," kata Andre."Citilink bisa, kenapa Garuda tidak? Maskapai swasta yang lain juga bisa, kenapa Garuda tidak? Tinggal kebijakan Pak Dirut dan jajarannya. Itu aspirasi dari umat Islam yang ada di Garuda," katanya. Terbuktiada cukup banyak daftar maskapai penerbangan di Indonesia yang membolehkan pramugarinya mengenakan hijab. Meskipun harus diakui juga jika tidak semua maskapai di Indonesia memperbolehkan pramugarinya berhijab. Lalu maskapai apa yang membolehkan pramugari berhijab? Maskapai Garuda Indonesia
"Pak Dirut bisa melihat kami Fraksi Gerindra melalui kepemimpinan Pak Prabowo dari awal, di saat yang lain masih ragu untuk menyelamatkan Garuda, Gerindra yang terdepan lantang bicara menyelamatkan Garuda. Bahkan untuk Panja Garuda pun kita yang terdepan. Itu menunjukkan bahwa komitmennya Pak Prabowo jelas," kata itu, Andre Rosiade juga menyoroti aturan terkait tata cara berpakaian busana muslim bagi awak kabin atau pramugari Garuda Indonesia. Sebagai maskapai penerbangan kebanggaan nasional di mana mayoritas warganya beragama Islam, Andre melihat Garuda Indonesia belum mengakomodir aturan bagi pramugari yang memakai jilbab secara permanen. "Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas Islam. Kita lihat di berbagai maskapai yang ada, sudah banyak pramugari yang berjilbab. Bahkan di Citilink sudah ada yang berjilbab. Tapi di Garuda masih ada aturan yang melarang pramugari-pramugarinya untuk menggunakan busana muslim berjilbab untuk menutup aurat," kata Buka Opsi Penggunaan Jilbab bagi PramugariPT Garuda Indonesia melakukan diskusi intensif bersama stakeholder terkait mengenai kesiapan penggunaan jilbab bagi seragam pramugari. Mengedepankan prinsip inklusivitas pada seluruh profesi karyawannya, termasuk awak pesawat, Garuda Indonesia pada prinsipnya tidak melarang penggunaan jilbab bagi Indonesia berkomitmen saat ini membuka opsi dan ruang diskusi penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan diskusi soal penggunaan jilbab pramugari ini secara cermat dan bijak."Kami memiliki nilai dan visi yang sama atas masukan dari berbagai pihak terkait atribut seragam awak pesawat, khususnya mengenai penggunaan jilbab bagi pramugari. Untuk itu, diskusi terus kami intensifkan, mengingat hal ini perlu disikapi secara cermat dan bijak, khususnya terkait kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari yang tidak hanya ditinjau dari kepentingan aspek service dan safety namun utamanya juga memastikan terjaganya kepentingan pramugari sebagai individu yang memilih opsi penggunaan jilbab dalam kesiapannya sebagai garda terdepan pelayanan penerbangan Garuda Indonesia yang bergerak di segmen penerbangan full service," kata Irfan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 4/2. rfs/jbr
CaraMenjadi Pramugari Garuda Indonesia 2022; Cara Mendaftar Jadi Pramugari Lion Air Group 2022; Apakah Bisa Gigi Ompong Menjadi Pramugari? Pramugari Boleh Berhijab di 5 Maskapai Ini; Sekolah Pramugari Terbaik di Jogja. Materi Yang Dipelajari di Sekolah Pramugari PSPP 2022; Gaji Staff Penerbangan dan Bandara di Indonesia 2022

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar Oleh ANDRIAN SAPUTRA Berhijab merupakan hak setiap warga negara dalam mengamalkan ajaran agamanya yang dijamin undang-undang. Meski demikian, belum semua warga bisa menikmati itu. Salah satunya ternyata terjadi pada pramugari yang bekerja di maskapai pelat merah, Garuda Indonesia. Maskapai itu pun mendapatkan masukan dari Komisi VI DPR RI untuk merevisi aturan seragam awak kabin sehingga para pramugari Muslim dapat mengenakan jilbab mereka sesuai tuntunan agama. Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menyuarakan agar Garuda Indonesia segera mengevaluasi aturan tentang tata cara berseragam bagi awak kabin. Menurut dia, aturan yang berlaku saat ini tidak mengizinkan bagi pramugari Muslim untuk mengenakan jilbab. Andre mengatakan, banyak pramugari Muslim di Garuda Indonesia yang dalam kehidupan sehari-harinya mengenakan jilbab. Namun, mereka harus mencopot jilbabnya ketika bertugas sebagai pramugari Garuda Indonesia. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra "Awak kabin Garuda itu kan banyak yang berjilbab di luar aktivitasnya sebagai awak kabin. Tapi, saat menjadi awak kabin, mereka harus mencopot jilbabnya. Garuda sebagai maskapai kebanggaan Indonesia tidak memberikan kesempatan dan hak kepada awak kabin yang ingin melaksanakan ajaran agama Islam dalam bekerja agar bisa memakai jilbab," kata Andre kepada beberapa hari lalu. Aturan seragam awak kabin Garuda Indonesia berbanding terbalik dengan anak perusahaannya, yakni maskapai penerbangan Citilink. Andre mengatakan, Citilink sudah memperbolehkan awak kabinnya berjilbab. Selain itu, dia menjelaskan, maskapai penerbangan swasta seperti Sriwijaya pun telah memperbolehkan para pramugari Muslim mengenakan seragam lengkap dengan jilbab. Karena itu, Andre mengatakan, Komisi VI DPR RI mengusulkan agar Garuda Indonesia mengevaluasi dan melakukan pembenahan, terutama berkaitan dengan hak para pramugari Muslim mengenakan jilbab saat bekerja. "Aturannya di Garuda Indonesia memang enggak memperbolehkan pramugari mengenakan jilbab. Dalam rapat itu dijawab dirut Garuda, memang diaturnya enggak bisa. Untuk itu, harus diubah aturannya. Dirut Garuda berjanji akan melakukan pembenahan dan evaluasi aturan itu," katanya. Dalam rapat itu dijawab dirut Garuda, memang diaturnya enggak bisa. Untuk itu, harus diubah aturannya. Dirut Garuda berjanji akan melakukan pembenahan dan evaluasi aturan itu. Dia berharap aturan baru seragam awak kabin Garuda Indonesia yang memperbolehkan pramugari Muslim mengenakan jilbab saat bekerja dapat dijalankan pada tahun ini. Andre mengusulkan agar direktur utama Garuda dan menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN menggandeng Majelis Ulama Indonesia serta organisasi Islam untuk meresmikan aturan baru seragam awak kabin Garuda Indonesia. "Tahun lalu saya haji dan umrah, terbang pakai Garuda. Mereka itu pakai selendang sekadarnya, bukan jilbab, rambutnya juga ke mana-mana. Tugas saya sebagai anggota DPR itu menyampaikan aspirasi dari masyarakat dan juga awak kabin Garuda yang berkeinginan memakai jilbab karena di luar sebagai awak kabin mereka memakai jilbab," kata dia. Kasubkom Investigasi Kecelakaan Penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT Capt Nurcahyo Utomo berpandangan menggunakan jilbab tidak mengganggu pramugari dalam menjalankan tugas. Nurcahyo menjelaskan, tugas utama pramugari cabin crew/flight attendant berkaitan dengan keselamatan. Ia mengatakan, pada kondisi penerbangan normal, pramugari tidak memiliki tugas sehingga diberi tugas tambahan berupa pelayanan kepada penumpang pesawat. Dalam kondisi darurat, Nurcahyo menjelaskan, peran pramugari sangat penting, terutama dalam mengevaluasi penumpang pesawat. Salah satu di antaranya membantu menggunakan peluncur serta membantu penumpang pada saat dekompresi, yaitu ketika tekanan udara berkurang dan wajib menggunakan masker oksigen. Meski demikian, menurut Nurcahyo, tugas-tugas tersebut tidak akan terhambat meski pramugari menggunakan jilbab. "Melihat tugas utama tersebut, maka penggunaan jilbab bagi pramugari tidak mengganggu tugas atau mengganggu keselamatan. Namun, jilbab yang digunakan sebaiknya tidak mengganggu gerak pramugari seperti jilbab syar'i. Saat ini, ketentuan seragam pramugari tidak melarang penggunaan jilbab," kata Nurcahyo. Pengamat penerbangan Alvin Lie mengaku tak mengetahui adanya larangan mengenakan jilbab bagi pramugari di maskapai-maskapai penerbangan di Indonesia. Ia justru melihat di setiap maskapai penerbangan kini terdapat pramugari berjilbab. Terlebih dalam rute penerbangan ibadah umrah dan haji, setiap pramugari wajib berjilbab. Jilbab bagi pramugari tidak mengganggu tugas atau mengganggu keselamatan. Namun, jilbab yang digunakan sebaiknya tidak mengganggu gerak pramugari. Di sisi lain, Alvin mengatakan, seragam awak kabin yang berjilbab tidak mengganggu keselamatan penerbangan. Namun, desain jilbab yang digunakan para pramugari tidak saja harus nyaman digunakan, tapi juga memberikan keamanan serta tidak mempersulit mereka dalam kondisi darurat. "Seragam awak kabin berjilbab tidak mengganggu keselamatan penerbangan sejauh desainnya benar, mudah dilepas dalam kondisi darurat. Bahan yang tidak mudah terbakar, nyaman dipakai, mudah dilepas ketika terjadi kondisi darurat. Warnanya senada atau harmonis dengan seragam," katanya. top

.
  • d4914ui9r3.pages.dev/763
  • d4914ui9r3.pages.dev/734
  • d4914ui9r3.pages.dev/356
  • d4914ui9r3.pages.dev/560
  • d4914ui9r3.pages.dev/543
  • d4914ui9r3.pages.dev/309
  • d4914ui9r3.pages.dev/390
  • d4914ui9r3.pages.dev/146
  • d4914ui9r3.pages.dev/780
  • d4914ui9r3.pages.dev/647
  • d4914ui9r3.pages.dev/91
  • d4914ui9r3.pages.dev/269
  • d4914ui9r3.pages.dev/703
  • d4914ui9r3.pages.dev/23
  • d4914ui9r3.pages.dev/896
  • bolehkah pramugari garuda indonesia berjilbab